Jumat, 16 Desember 2011

Dell Inspiron N4110 Menunjang Bisnis Kakak-kakakku

Sumber: www.chip.co.id
Seminggu kemudian (setelah ceritaku dalam Dell Inspiron N4110 Menunjang Profesionalitas Kakak Iparku sebelum ini), setelah aku pulang ke rumahku sendiri, kakakku yang satu lagi, kakak laki-laki, menelepon. Dia bilang, besoknya, dia dan kakak perempuanku itu mau presentasi di tempat seorang calon nasabah untuk prospek. Mereka berdua memang agen asuransi dan saling berpartner. Kakakku itu tanya, apa aku bisa bantu cari ide, bagaimana gaya presentasi supaya menarik, apa saja yang harus dipakai supaya mereka berdua dapat lebih dipercaya, dan yang lain-lain. Pokoknya, cara apapun agar polis bisa terjual, yang penting halal. Langsung aku teringat peristiwa di rumah besar klien Kak Tom seminggu sebelumnya. “Pinjam Dell N4110-nya Kak Tom saja,” usulku. “Pasang cover-cover berwarnanya. Siapa tahu, si calon nasabah kepincut, hehe....”
Dia ragu. Kutanya jam berapa presentasinya. Dia bilang jam 10 pagi. Aku mengingat-ingat. Pada jam segitu jadwalku lowong. Kubilang, “Bagaimana kalau aku ikut? Nanti bilang saja, aku ini kalian bawa buat bantu pasang Power Point?”
Dia setuju. Besoknya, sesuai waktu yang ditentukan, kami tiba di tempat sang calon nasabah. Ternyata diadakan di kantornya. Kedua kakakku memperkenalkanku sebagai adik mereka yang sengaja mereka ajak untuk bantu menangani multimedia supaya mereka berdua bisa berfokus pada presentasi. Si Ibu calon nasabah tidak keberatan sama sekali. Langsung aku menjalankan rencanaku. Sebelumnya, tanpa sepengetahuan kedua kakakku, aku sudah pasang cover bernuansa merah keunguan dan menyiapkan cover-cover lain yang kakak iparku punya di tas laptop. Jadi, kukeluarkan laptop dengan gerakan demonstratif. Umpan awalku rupanya termakan. Sang calon nasabah langsung memandang laptop yang kuletakkan di meja seraya tersenyum simpul. Kakak perempuanku yang pertama presentasi. Kusesuaikan tampilan di layar proyektor dengan penuturan Kakak. Yang menjadi kejutan bagi kedua kakakku itu adalah background Power Point yang kuubah. Aku sengaja bergerak cepat. Sebelum layout kutampilkan, kupasang gambar yang digambar Gio sebagai background-nya, dan gambar itu kusesuaikan dengan cover yang terpasang. Ketika kakakku sedang menjelaskan, dengan gerakan yang kuusahakan setidak-kentara mungkin, aku buru-buru mengganti cover lain. Background untuk layout berikutnya juga kuganti dengan gambar Gio yang sama dengan cover yang baru kupasang. Terus begitu, sampai kakakku yang laki-laki gantian tampil, bahkan sampai seluruh presentasi selesai. Begitu kata terakhir presentasi keluar, Ibu calon nasabah itu langsung berseru sembari tersenyum lebar, “Wah! Bagus sekali, Pak Rudi, Bu Rosi! Presentasinya keren! Boleh, boleh! Saya tandatangan polisnya sekarang saja langsung. Mana, Pak?”
Kedua kakakku terbengong-bengong. Waktu mereka melihat padaku, aku nyengir-nyengir saja. Setelah si Ibu resmi menjadi nasabah dengan menandatangani lembar polis, kami bersalaman dengannya dan langsung keluar. Di selasar sampai di lift, kedua kakakku bergantian menanyaiku. “Kamu sudah planning ya? Kamu cepat banget ganti-ganti cover-nya? Sudah kamu siapin, memangnya?”
Kujelaskan semuanya. Mereka tertawa. Kakak perempuanku berujar, “Ini rekor lho! Belum pernah ada nasabah kita yang baru satu kali presentasi langsung deal. Ini yang pertama! Yang dia ambil itu UP yang paling besar lagi! Thank you, Sam!” (UP = Uang Pertanggungan)
Aku hanya terkekeh. “Makan-makan dong kita! ‘Kan komisinya juga gede tuh! Hehehe!”
Mereka terbahak-bahak.
Wuih! Kembali Dell Inspiron N4110 berjasa! Yang terakhir ini memberi sukses besar buat kedua kakakku dan membuat anggaran mereka jadi bertambah cukup besar. Dan aku juga jadinya ikut menikmati, hahaha!

Tidak ada komentar: